Panduan Memilih Glassware Laboratorium untuk Sekolah
Glassware adalah perangkat yang paling sering digunakan sekaligus paling sering pecah di laboratorium sekolah. Memilih jenis dan jumlah yang tepat membantu praktikum berjalan lancar dan anggaran lebih efisien.
Kenali jenis-jenisnya
Beberapa perangkat gelas yang paling umum: gelas beker untuk wadah dan pencampuran, gelas ukur untuk mengukur volume, tabung reaksi untuk reaksi skala kecil, erlenmeyer untuk pengocokan larutan, serta corong untuk pemindahan cairan. Setiap jenis punya fungsi berbeda — hindari menggunakan gelas beker untuk mengukur volume secara presisi.
Perhatikan material
Secara umum, perangkat gelas laboratorium terbuat dari kaca borosilikat atau kaca soda-lime. Kaca borosilikat lebih tahan terhadap perubahan suhu dan umum digunakan untuk pemanasan; kaca soda-lime lebih ekonomis untuk penggunaan tanpa pemanasan. Sesuaikan material dengan jenis praktikum yang dilakukan.
Pilih ukuran yang relevan
Untuk praktikum sekolah, ukuran kecil hingga menengah biasanya paling sering dipakai. Gelas beker 100–250 ml dan gelas ukur 10–100 ml mencakup sebagian besar kebutuhan praktikum dasar. Ukuran terlalu besar justru menyulitkan siswa.
Hitung jumlah per kelompok
Praktikum umumnya dilakukan berkelompok. Hitung kebutuhan per kelompok, kalikan jumlah kelompok, lalu tambahkan cadangan untuk mengantisipasi pecah. Cadangan glassware jauh lebih murah daripada praktikum yang tertunda.
Rencanakan penyimpanan
Sediakan rak atau lemari dengan kompartemen agar perangkat tidak saling bertumbukan. Tabung reaksi disimpan di rak khusus, dan gelas ukur disimpan berdiri.
Penutup
Wanda Sejahtera menyediakan set glassware yang komposisinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan praktikum sekolah Anda. Kirimkan daftar kebutuhan melalui WhatsApp untuk mendapatkan rincian dan penawaran.
Butuh alat yang dibahas di artikel ini?Tanyakan spesifikasi, harga, dan ketersediaannya kepada admin kami.
Minta Penawaran